Senin, 31 Oktober 2016

Harga Kembali Melemah, Ekspor CPO Tanpa Bea Keluar

beritanilsamunik.blogspot.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode November 2016 sebesar US$ 743,23 per metrik ton. Harga tersebut turun US$ 38,28 atau 5 persen dari periode Oktober 2016, yaitu US$ 781,49 per metrik ton.

“Saat ini, harga referensi CPO melemah dan berada di bawah ambang US$ 750 per metrik ton sehingga ekspor untuk periode November 2016 tidak dikenai bea keluar," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Dody Edward di Jakarta, Selasa, 1 November 2016.

Penetapan itu tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 74/M-DAG/PER/10/2016 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

Sepanjang tahun ini, ekspor CPO baru dua kali dikenai bea keluar, yakni pada Mei dan Oktober. Sebelumnya, terakhir kali CPO dikenai pajak ekspor karena harganya di atas ambang pengenaan bea keluar adalah pada Oktober 2014.

Gabungan Pengusaha Kelapa sawit Indonesia (Gapki) masih optimistis harga CPO bakal terangkat naik. "Sejak Agustus lalu, harga di pasar dunia sebenarnya telah menunjukan tren peningkatan," kata Direktur Eksekutif Gapki Fadhil Hasan.

Pada pekan pertama Agustus, harga CPO berada di bawah US$ 700 per metrik ton. Namun, pada awal September harganya tercatat sebesar US$ 890. Penyebab kenaikan harga, menurut Fadhil, adalah stok CPO Indonesia dan Malaysia menipis hingga di bawah 2 juta ton.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada November 2016 kembali turun sebesar US$ 137 atau 4,71 persen yaitu dari US$ 2.909,6 per metrik ton menjadi US$ 2.772,6 per metrik ton. Hal ini berdampak pada penetapan harga patokan ekspor biji kakao yang juga turun US$ 134 atau 5,1 persen dari US$ 2.612 per metrik ton pada periode Oktober 2016 menjadi US$ 2.478 per metrik ton pada November 2016.

Penurunan harga referensi dan harga patokan ekspor biji kakao disebabkan menurunnya harga internasional komoditas tersebut. Bedanya, bea keluar biji kakao tidak berubah dibandingkan periode bulan sebelumnya, yaitu sebesar 10 persen.

PINGIT ARIA

Xiaomi Uji Ponselnya untuk Jaringan Amerika yang Unik

beritanilsamunik.blogspot.com, Jakarta - Produsen smartphone asal China Xiaomi dilaporkan tengah melakukan pengujian handset-nya di jaringan Amerika Serikat. Hal tersebut berarti bahwa Xiaomi akan meluncurkan produk ponsel utamanya untuk masuk ke pasar Amerika dalam waktu dekat.

Xiaomi dikenal dengan perangkat seperti Mi 5, Mi Note 2, ponsel Redmi, dan yang baru saja diluncurkan Mi Mix, ponsel yang mengusung layar lebar hampir tanpa bezel.

Pengujian jaringan merupakan tonggak penting bagi setiap perusahaan smartphone yang ingin menjalankan bisnis di Amerika Serikat, di mana operator AS menggunakan band LTE yang jarang ditemukan di banyak tempat di dunia.

Operator nasional AS memiliki persyaratan kompatibilitas yang ketat untuk menjamin pengoperasian yang handal, dan pembuat smartphone yang bertekad memenuhi aturan untuk menjual perangkat mereka melalui operator tersebut memberikan keuntungan dari peningkatan paparan dan volume penjualan, berkat saluran ritel dan basis pelanggan.

Xiaomi yakin akan membutuhkan satu atau dua tahun sebelum siap untuk mulai menjual smartphone di Amerika Serikat.

Xiaomi sedang menguji versi khusus dari smartphone Mi 5 yang dibuat untuk uji coba di AS, dan Xiaomi juga melakukan hal yang sama dengan Mi Note 2.

Saat ini Xiaomi tidak menjual smartphone di Amerika secara resmi, meskipun Xiaomi memiliki toko aksesori online, dan juga menjual TV box, demikian Phonearena.

ANTARA

Everton Siap Tampung Kembali Wayne Rooney

beritanilsamunik.blogspot.com, Jakarta - Masa depan Wayne Rooney di Manchester United, semakin suram saja. Kapten timnas Inggris yang akhirnya ditampilkan oleh Jose Mourinho dalam pertandingan melawan Burnley akhir pekan lalu itu ternyata tak memberi pengaruh baik bagi timnya.

Dalam pertandingan di Old Trafford itu, pasukan Setan Merah hanya bermain imbang tanpa gol. Meski menguasai pertandingan, termasuk dalam hal penguasaan bola dan jumlah tendangan ke gawang lawan, United harus puas dengan hasil tersebut. Mereka pun kini hanya berada di papan tengah.

Tak pelak, masa depan Rooney menjadi perbincangan hangat. Kabar bahwa ia akan dilepas Mourinho—sang pelatih menyebut pemain ini tetap menjadi bagian penting dalam timnya—kian santer.

Sebelumnya dikabarkan klub MLS, Los Angeles Galaxy, membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pencetak gol terbanyak untuk timnas Inggris itu. Kehadiran Rooney dianggap bisa menggantikan Steven Gerrard, yang lebih dulu bermain di sana.

Kabar lainnya datang dari negeri sendiri. Everton, klub awal Rooney sebelum pindah ke Manchester United pada 2004, disebut-sebut siap menampung sang pemain.

Ronald Koeman, manajer Everton, ketika ditanya wartawan setelah menang 2-0 atas West Ham, bereaksi positif soal kemungkinan Rooney mau bergabung dengan skuadnya.

“Bagaimana itu bisa terjadi, saya tidak tahu. Tapi kami berharap. Mungkin bisa terjadi di masa depan, musim depan. Saya tidak tahu. Tapi Rooney akan sangat disambut hangat di Everton,” kata Koeman.

Meski sudah lama meninggalkan Goodison Park, Rooney selalu mengikuti perkembangan klub lamanya itu. Ia selalu mengetahui hasil akhir pertandingan yang dilakoni The Toffees.

“Ia selalu bertanya tentang hasil pertandingan Everton,” kata seorang pemain di Manchester United, beberapa tahun lalu.

Bahkan, Agustus lalu, dalam perayaan 12 tahun bersama Manchester United, Rooney memilih bertanding melawan Everton dalam sebuah pertandingan testimoni. Ia pun berseragam biru khas Everton.

Toh, tentu tak mudah untuk memulangkan kembali Rooney ke kandang lamanya, terutama menyangkut masalah gaji. Saat ini, sesuai dengan kontraknya, ia merupakan pemain bergaji paling tinggi di Old Trafford. Tentu hal itu akan memberatkan keuangan Everton.

Namun hal itu bisa saja terjadi bila Rooney ingin hengkang dari United dan rela menurunkan standar gajinya demi bisa bergabung dengan klub lamanya. Rooney sendiri belum bersuara soal ini.

SPORTS MOLE | DAILY MAIL | IRFAN